Wednesday, 28 November 2018

Lagi: Ibu Ruliyanti menjadi juara 3 Pop Singer pada Pekan Seni Korpri Kota Depok 2018

Gelaran Pekan Seni Budaya dan Jiwa Korsa Tingkat Kota Depok tahun 2018 membawa Ibu Ruliyanti menjadi juara 3  Pop Singer.  Prestasi ini adalah prestasi kesekian kalinya bagi Bu Ruli (sapaan beliau) dalam seni tarik suara.

Lomba Pop Singer berlangsung selama satu hari. Tempat yang semula direncanakan di Aulia Teratai Gedung Setda, namun pada pelaksanaannya dilaksanakan di lantai 10 Gedung Baleka 2 pada hari Jumat, 23 November 2018. Perubahan tempat ini tidak mengurangi kelancaran pelaksanaan lomba.

Kegiatan Lomba Pentas Seni dan Jiwa Korps TIngkat Kota Depok
Bu Ruli dengan salah satu peserta lomba (R. Eti Susanti)

Peserta lomba adalah seluruh anggota Korpri se-Kota Depok. Peserta merupakan perwakilan setiap instansi. Jumlah peserta lomba Pop Singer terdiri puluhan peserta. Meski  begitu, Bu Ruli mampu meraih prestasinya.

Bu Ruli membawakan lagu andalannya dengan judul “Kaulah segalanya” yang dipopulerkan oleh diva tanah air, Ruth Sahanaya.  Konon, lagu ini memiliki tingkat kesukaran yang sulit dalam teknik menyanyinya. Namun, berkat kegigihan dan latihan yang dijalani Bu Ruli prestasi pun tetap ia raih.

Prestasi memang tidak mengkhianati hasil. Sebelum pelaksanaan lomba, Bu Ruli menyempatkan diri berlatih selesai menjalankan tugasnya. Bersama orang-orang yang dipercayainya, Bu Ruli berlatih hampir setiap hari. Biar kata hujan sekalipun, berlatih adalah suatu keharusan. Begitu kira-kira yang Beliau ungkapkan.

Menyanyi bagi Bu Ruli bukanlah suatu yang baru. Berada di lingkungan seniman, Bu Ruli sudah memiliki bakat menyanyi sejak lama. Kekhasan suara dan pemahaman akan teknik menyanyi sudah lama Beliau kuasai. Maka benarlah apa yang dikatakan teman sejawat guru-guru SDN Ratujaya 1 bahwa Bu Ruli  sering diandalkan dalam hal tarik suara.

Sebelumnya, Prestasi ini pun pernah diraih oleh Bu Ruli pada pagelaran yang sama tahun lalu. Beliau juga tetap menjadi juara ke-3.  Meski prestasi tahun ini tetap menjuarai peringkat ketiga, namun prestasi ini tetap mengharumkan Korpri kecamatan Cipayung, khususnya guru SDN Ratujaya 1.

Wah, prestasinya cukup membanggakan ya... Selamat Bu Ruli!

Bernyanyi adalah Hobi

Menyanyi bagi Bu Ruli bukanlah suatu yang baru. Berada di lingkungan seniman, Bu Ruli sudah memiliki bakat menyanyi sejak lama. Kekhasan suara dan pemahaman akan teknik menyanyi sudah lama Beliau kuasai. Maka benarlah apa yang dikatakan teman sejawat guru-guru SDN Ratujaya 1 bahwa Bu Ruli sering diandalkan dalam hal tarik suara.

Menyanyi bagi beliau adalah hobi yang dapat menyenangkan hati. Setiap kali ada acara keluarga yang di dalamnya disediakan organ musik, pasti Bu Ruli menyumbangkan atensi lagu. Selain Bu Ruli, guru-guru di SDN Ratujaya 1 juga hampir semuanya suka menyanyi. Tehnik bernyanyi bagi guru-guru di SDN Ratujaya 1 membuat SDN Ratujaya 1 menjadi andalan dalam pergelaran lomba. Hampir setiap ajang lomba, peserta di antaranya dari SDN Ratujaya 1. Tidak hanya dalam regu solo, ada juga guru dari SDN Ratujaya 1 yang menjadi perwakilan regu kelompok.

Selain Bu Ruli, ada juga Pak Wisnu Rahadian Ali yang pernah menjadi peserta nyanyi solo dalam kategori putra. Pak Wisnu memiliki suara yang khas. Tak kalah merdu dengan Bu Ruli dan guru-guru yang lain.

Sebagai hobi, di lingkungan sekolah sepulang kegiatan pembelajaran atau kegiatan lainnya, Guru-guru juga sering mengadakan karaoke bareng. Semua guru hampir memiliki hobi yang sama dalam menyanyi. Tentunya, hobi ini merupakan keterampilan unggul atau bakat yang dapat meningkatkan professional guru dalam mengajarkan seni vokal.

Meski dengan laptop, guru bisa berkaraoke ria di bawah pohon sawo di lingkungan sekolah. Melepas penat sehabis kegiatan di sekolah membuat hobi ini merefresh beban pikiran guru-guru. Tidak hanya itu, hobi ini juga dapat meningkatkan keakraban sesame guru. Bahkan, ada juga guru dari sekolah lain yang turut bergabung ketika ada karaoke di sekolah.

Guru yang memiliki kemampuan olah vokal yang baik akan mampu mengajarkan peserta didiknya lebih baik dalam seni olah suara. Kemampuan bernyanyi pada guru harus dikembangkan untuk pembelajran. Hampir di semua kegiatan pembelajaran yang berbasis kurikulum 2013 menekankan pembelajaran seni suara. Dan itu termaktub dalam pelajaran Seni Budaya dan Prakarya atau SBdP.
Share ya...

Silakan berkomentar dengan bijak. Komentar Anda tidak segera muncul karena diatur moderasi komentar. Komentar Anda akan muncul setelah kami menyetujuinya. Komentar dengan mencantumkan link aktif, unsur sara, ataupun yang melanggar TOS kami tidak akan dipublikasikan. Terima kasih
EmoticonEmoticon