Thursday, 20 February 2020

Kumpulan Contoh Soal dan Materi tentang Perubahan Wujud Benda

Assalamualaikum,

Materi yang harus dikuasai dan menjadi bagian dari Standar Kompetensi Lulusan Tingkat Sekolah dasar pada mata pelajaran IPA adalah Benda dan Sifatnya. Lingkup materi ini wajib dikuasai peserta didik di tingkat sekolah dasar.
rangkuman materi dan contoh penyusunan soal level kognitif perubahan wujud benda

Tujuan dari memahami dan memiliki pengetahuan tentang sifat benda ini sebagai bentuk pemahaman dan pengaplikasian pemahaman terhadap memanfaatkan, mendayagunakan, serta menganalisis kebutuhan-kebutuhan terhadap sumber daya yang ada. Sehingga peserta didik memiliki bekal pengetahuan untuk menerapkan pengetahuannya itu dengan menjadikan benda-benda lebih memiliki nilai guna yang tinggi dan lebih bermanfaat.


Untuk menguji apakah peserta didik telah memiliki pengetahuan ini, maka disajikan alat evaluasi yang khusus untuk mengukur kemampuan itu. Biasanya di sekolah, pengetahuan akan diujikan dalam bentuk tertulis berupa soal-soal. Soal dibuat dengan berbagai indikator agar dapat mengukur hingga tahap pencapaian kognitif tingkat tinggi (Dengan Soal HOTS)

Sebelum pada tahap contoh soal, sebaiknya kita pahami dahulu konten materi mengenai perubahan wujud benda berikut ini:

Rangkuman Materi Perubahan Wujud Benda

Perubahan Wujud Benda

alur perubahan wujud benda

Wujud benda dapat dikelompokkan menjadi 3 jenis, yaitu wujud padat, cair, dan gas. Ketiga wujud ini akan mengalami perubahan dari satu wujud menjadi wujud lain.

Perubahan wujud ini terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya karena pengaruh suhu. Pemanasan dan pendinginan dapat mengubah wujud benda.

Berikut ini kami sajikan perubahan wujud yang dapat dikelompokkan menjadi 3 berdasarkan perubahan yang berlawanan.
  1. Mencair dan membeku
    Proses mencair merupakan perubahan wujud dari padat menjadi cair. Hal ini disebabkan oleh pemanasan. Contohnya: Es batu yang mencair karena dibiarkan, batang lilin yang meleleh karena nyala api pada sumbu lilin.

    Proses membeku merupakan perubahan wujud cair dari menjadi padat. Sebahnya ada pendinginan. Contohnya: Air yang di kulkas akan membeku membentuk es batu.

  2. Mengembun dan menguap
    Mengembun berarti membentuk embun dimana terjadi proses perubahan wujud benda yang semula berwujud gas menjadi cair. Penyebabnya adalah karena pendinginan. Contohnya adalah peristiwa mencairnya uap yang menempel pada tutup panci ketika memasak air.

    Menguap berarti membentuk uap. Benda yang berwujud cair akan menjadi uap. Uap sendiri merupakan wujud dari gas. Penyebabnya adalah karena pemanasan. Contohnya adalah uap air dari air yang dimasak.

  3. Melenyap atau Menyublim
    Secara Umum, Melenyap dan menyublim artinya sama. Yaitu perubahan dari gas ke padat ataupun sebaliknya perubahan padat ke gas. Namun ada istilah yang lebih khusus lagi ketika ketika perubahan wujud itu terjadi.

    Ketika perubahan wujud dari padat ke gas, peristiwa ini lebih khusus disebut melenyap. Hal ini karena terjadi pelenyapan wujud padat menjadi gas. Penyebabnya karena pemanasan atau udara. Contohnya adalah kapur barus yang lama kelamaan akan mengecil dan hilang. Proses ini bisa juga disebut menyublim.

    Peristiwa menyublim sendiri disebabkan oleh pendinginan. contohnya adalah proses pembentukan salju.

    Air yang berada di daratan akan menguap memebentuk uap air sebab udara yang panas. Ketika di angkasa telah dipenuhi dengan uap air dan suhu udara dingin, maka uap air tersebut berubah menjadi padat.


Faktor perubahan benda

Selain perubahan wujud benda, benda juga mengalami beberapa perubahan berupa pelapukan, perkaratan, dan pembusukan. Perubahan wujud benda dipengaruhi oleh suhu/kalor. Sedangkan perubahan benda dalam bentuk pelapukan, perkaratan, dan pembusukan dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.
  1. Pelapukan benda
    Pelapukan benda adalah perubahan benda yang ditandai dengan adanya lubang-lubang dan membubuk.

    Kayu dan bebatuan adalah bahan yang sering terjadi pelapukan. Pelakupakan disebabkan oleh kelembaban tempat itu sendiri, adanya jamur, rayap atau serangga bubuk kayu

    Berdasarkan penyebabnya, pelapukan dikelompokkan menjadi tiga. Yaitu:
    1. Pelapukan fisik/mekanik
      Pelapukan fisik disebabkan adanya perbedaan suhu dan air. Misalnya, air yang membeku pada celah-celah bebatuan.

    2. Pelapukan kimia
      Pelapukan kimia biasanya terjadi perubahan zat penyusun benda itu sendiri. Misalnya besi yang lapuk karena hujan asam, akan berubah susunan bendanya menjadi feroksida.

      Penyebab pelapukan kimia adalah hujan asam. Misalnya, pelapukan bebatuan akibat hujan asam.

    3. Pelapukan biologis/makhluk hidup.
      Pelapukan biologis diebabkan oleh makhluk hidp seperti lumut dan jamur. Misalnya pelapukan dinding rumah akibat lumut.

      Pencegahan pelapukan di antaranya dilakukan dengan cara:
      1. Menempatkan/mengkondisikan benda tidak lembab
      2. Pelapukan pada kayu dapat dilakukan dengan pengecatan, pemilihan umur dan jenis kayu, serta perendaman kayu yang cukup lama sebelum dipakai.
      3. Pemugaran pada bangunan-bangunan yang sudah tua
  2. Perkaratan (korosi)
    Perkaratan adalah perubahan benda yang disebabkan oleh reaksi kimia (reaksi oksidasi) antara logam dan oksigen. Perkaratan ditandai dengan perubahan warna menjadi kuning kecoklat-coklatan. Perubahan warna ini disebut dengan korosi (membentuk besi oksida).

    Perkaratan umumnya terjadi pada logam, seperti: seng, besi, dan baja.

    Pencegahan benda dari korosi/perkaratan misalnya:
    1. Dengan pengecatan
    2. Dengan melapisi logam dengan bahan anti karat, misalnya plastik.
    3. Dengan mencampurkan logam dengan logam lain yang anti karat(contohnya, krom, emas, dan timah). Penggabungan/pencampuran beberapa jenis logam menjadi satu disebut dengan aloi. Misalnya mencampurkan besi, krom, dan nikel menghasilkan stainless stell.
    4. Dengan menempatkan/meletakkan logam tidak terendam dengan air (air merupakan senyawa hidrogen dan oksigen).
  3. Pembusukan
    Pembusukan adalah perubahan benda yang ditandai dengan adanya perubahan warna, bau, dan rasa. Umumnya pembusukan terjadi pada hewan dan makanan.

    Penyebab pembusukan adalah penguraian yang dilakukan oleh mikroba. Misalnya, jamur, bakteri, dan mikroba lainnya.

    Contoh pembusukan misalnya, pembusukan pada buah, hewan-hewan yang mati kemudian membusuk (hal ini disebabkan oleh bakteri pembusuk).

    Cara pencegahan pembusukan:
    1. Pada makanan, disimpan di lemari pendingin
    2. Pengeringan, misalnya ikan asin, beberapa makanan kering
    3. Pengasinan, misalnya makanan asinan.
    4. Pemanisan, yaitu pembuatan makanan gula-gula
    5. Pengalengan, yaitu suatu proses dimana makanan disimpan di kaleng dengan cara mengosongkan udara di dalam kaleng tersebut (kedap udaraf) agar bakteri tidak masuk dan membusukkan makanan.
    6. Pengasapan, misalnya pengasapan ikan agar kandungan air pada ikan mengering.

Contoh Soal HOTS tentang Perubahan Wujud Benda

Soal HOTS (Higher Order Thingking Skills) menuntut peserta didik mampu bernalar berdasarkan pengetahuan dan pemahamannya mengenai suatu materi ketika dihadapkan dengan persoalan-persoalan riil.

Soal HOTS merambah kognitif tingkat 4 hingga tingkat 6. Ciri-cirinya terdapat kata kerja operasional yang dijadikan indikator soal masuk dalam gradasi level kognitif tingkat 3.

Indikator Soal (Penyusunan Kisi-kisi Soal HOTS)

Indikator soal menjadi salah satu penentu apakah soal termasuk dalam kategori HOTS atau bukan. Maka dari itu, Kami menyajikan contoh-contoh indikator soal berdasarkan level kognitifnya.
Level KognitifContoh Indikator Soal
L1
Pengetahuan dan Pemahaman
  1. Mengidentifikasi
  2. Menunjukkan
  3. Memberi contoh
  4. Menyebutkan
  1. Peserta didik dapat menjelaskan contoh pemanfaatan perubahan wujud benda dalam kehidupan sehari-hari (mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim).
  2. Peserta didik dapat menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan perubahan benda (pelapukan, perkaratan, pembusukan)
  3. Disajikan ilustrasi tentang suatu kegiatan, Peserta didik dapat menjelaskan pengaruh suhu terhadap benda pada kegiatan tersebut
L2
Aplikasi
  1. Menerapkan
  2. Membandingkan
  3. Mengklasifikasi
  1. Peserta didik dapat menentukan pasangan yang tepat pada tabel contoh kegiatan dan perubahan wujud benda yang terjadi.
  2. Disajikan ilustrasi suatu kegiatan, Peserta didik dapat menentukan jenis perubahan wujud zat yang terjadi
L3
Penalaran
  1. Menyimpulkan
  2. Menganalisis
  3. Memprediksi
  1. Disajikan ilustrasi, peserta didik dapat menganalisis perubahan wujud yang terjadi
  2. Disajikan ilustrasi, pesertadidik dapat memprediksi perubahan wujud yang akan terjadi

Contoh Soal HOTS (Level Kognitif Soal HOTS)

Berikut adalah contoh-contoh soal berdasarkan level kognitifnya. Juga disertakan proses penyusunannya sehingga dapat dipahami tipe-tipe soal tiap levelnya.
No.
Soal
Unsur PenyusunanKeterangan
1Level KognitifLevel 1: Pengetahuan dan Pemahaman
Indikator Soal LevelPeserta didik dapat menjelaskan contoh pemanfaatan perubahan wujud benda dalam kehidupan sehari-hari (mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim).
Contoh Soal USKegiatan berikut yang memanfaatkan perubahan wujud benda padat menjadi cair adalah . . .
  1. Peleburan perak
  2. Menjemur ikan asin
  3. Membuat agar-agar
  4. Membuat es
Kunci JawabanA
2Level KognitifLevel 1: Pengetahuan dan Pemahaman
Indikator Soal LevelPeserta didik dapat menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan perubahan benda (pelapukan, perkaratan, pembusukan)
Contoh Soal USDalam pemilihan kayu, agar tidak lekas dimakan rayap adalah dengan cara perendaman yang lama sebelum digunakan. Faktor perubahan yang terjadi pada kayu tersebut adalah . . .
  1. pelapukan
  2. pembusukan
  3. perkaratan
  4. pencairan
Kunci JawabanA
3Level KognitifLevel 2: Aplikasi
Indikator Soal LevelPeserta didik dapat menentukan pasangan yang tepat pada tabel contoh kegiatan dan perubahan wujud benda yang terjadi.
Contoh Soal USPerhatikan tabel di bawah ini!
KegiatanPerubahan Wujud
1 memanaskan mentegaa mencair
2 pembuatan garamb padat
3 memanaskan es krimc menguap
4 mendinginkan coklatd meleleh
Pasangan yang tepat antara kegiatan dengan perubahan wujud benda . . . .
  1. 1 – A, 2 – C, 3 – D, 4 – B
  2. 1 – B, 2 – A, 3 – D, 4 – C
  3. 1 – D, 2 – C, 3 – A, 4 – B
  4. 1 – C, 2 – D, 3 – A, 4 – B


Sumber Soal: Soal Tryout Kota Depok Tahun Pelajaran 2015/2016 Tgl. 11-02-2016
Kunci JawabanA
4Level KognitifLevel 3: Penalaran
Indikator Soal LevelDisajikan ilustrasi, peserta didik dapat menganalisis perubahan wujud yang terjadi
Contoh Soal USDi Desa Cibojong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Terdapat industri penyulingan minyak nilam. Minyak nilam diperoleh dengan cara mendinginkan uap nilam. Pada proses ini terjadai perubahan wujud yang disebut ...
  1. mencair
  2. membeku
  3. menguap
  4. mengembun
Kunci JawabanD
Itulah kumpulan contoh penyusunan soal tiap level kognitif tentang perubahan wujud benda. Soal diadaptasi dari rangkuman materi yang diajarkan dari kelas 4 hingga kelas 6. Anda dapat mengembangkan contoh-contoh soal HOTS lain sesuai dengan level kognitifnya berdasarkan uraian di atas.

Semoga bermanfaat ....
Share ya...

Silakan berkomentar dengan bijak. Komentar Anda tidak segera muncul karena diatur moderasi komentar. Komentar Anda akan muncul setelah kami menyetujuinya. Komentar dengan mencantumkan link aktif, unsur sara, ataupun yang melanggar TOS kami tidak akan dipublikasikan. Terima kasih
EmoticonEmoticon