Wednesday, 11 December 2019

Mengenal Lamaso, Media Pembelajaran Online yang Diterapkan di SDN RATUJAYA 1


Dilatarbelakangi sebuah perkembangan zaman dimana dunia gadget hampir menyentuh semua elemen masyarakat. Tidak pandang siapa dan dimana. Kemajuan teknologi sudah dirasakan semua orang.

Media Pembelajaran Lamaso, contoh Inovasi Pembelajaran
Bahkan kemajuan teknologi sudah merambah ke berbagai pelosok negeri. Di desa dan di kota, semua bisa merasakan kemajuan itu. Apalagi fitur-fitur kecanggihan gadget semakin memenjakan kebutuhan. Kemudahan akses komunikasi, transaksi, hingga pada suatu pencarian informasi dapat dilakukan hanya dalam sentuhan jari



Belum lagi, persaingan harga produk gadget yang semakin bersaing. Harga yang masih mampu dibeli oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah tanpa mengurangi kemudahan fitur-fiturnya menjadi alasan produsen teknologi melebarkan target penjualan. Ditambah, beberapa jasa peminjaman keuangan, kreditur, juga mendukung target itu. Sehingga setiap orang menganggap harga gadget masih bisa dijangkau selama masih bisa dicicil.
 
Update: Kisi-kisi USBN SD Tahun Pelajaran 2019/2020 yang Asli
Tidak hanya perihal demografi  dan ekonomi saja. Usia pengguna gadget juga tidak mengenal usia. Fenomena balita yang sudah mengenal Youtube untuk menonton kartun atau film lainnya juga menunjukkan bahwa tekhnologi telah memasuki dunia anak-anak. Anak-anak sudah mengenal gadget sejak dini. Ketergantungan ini mungkin tidak bisa dielakkan lagi.

Perkembangan teknologi ini akhirnya memunculkan kebudayan baru. Dimana seseorang dengan mudah mendapatkan informasi yang dibutuhkannya. Seorang siswa mampu menyelesaikan tugas sekolah hanya dengan mencari informasi di internet. Seseorang tidak lagi bersusah payah keluar membeli makanan, mereka cukup memesan melalui gadgetnya. Transaksi jual-beli, semuanya bisa diakses oleh sentihan jari.

Di dunia pendidikan pun akan turut terkena dampaknya. Pembelajaran di kelas, melalui tatap muka dengan guru, transfer informasi/pengetahuan tidak akan tersimpan dalam memori jangka panjang. Apalagi materinya tidak membuat siswa senang/tidak menarik minat mereka. Gadget, bagi sebagian siswa, menjadi sahabat setelah pulang sekolah. Ada banyak permainan yang bisa mereka kerjakan. Akhirnya apa yang dipelajari di kelas pada hari itu akan dikikis dengan keasyikan mereka memainkan gadget mereka.

Masalah perkembangan teknologi semacam ini tidak mungkin bisa dielakkan lagi. Peran orang tua siswa, lingkungan, guru, dan semua yang terlibat dalam perkembangan anak tidak bisa mengontrol laju perkembangan teknologi. Dampak-dampaknya pun hanya sanggup direduksi oleh kerja sama semua pihak. Termasuk guru dan orang tua.

Atas dasar itulah, guru Kelas 6 SDN Ratujaya 1 mencoba menjebatani antara kemajuan teknologi, terutama gadget, yang hamper semua siswa mengaksesnya, agar lebih memanfatkan teknologi itu pada hal yang bermanfaat.

Lamaso bagian dari upaya pendekatan


Mengenalkan lamaso sebagai media pembelajaran yang mencoba memasuki waktu bermain gadget adalah upaya untuk mempertahankan suasana belajar siswa di rumah. Tentunya dengan pengawasan dari orang tua akan menambah porsi suasana belajar siswa.

Lamaso dikemas dengan ragam informasi. Disesuaikan dengan materi ajar yang sudah diterapkan di kelas. Selain itu, lamaso juga mampu menampilkan informasi teraktual yang dapat dilihat atau ditonton oleh siswa bersama keluarga.
Dengan mengumpulkan informasi yang bermanfaat di internet dan mengarahkannya pada satu kompetensi yang harus dicapai siswa, lamaso memungkin siswa memanfatkan gadget demi kebutuhan belajarnya.
baca juga: Memahami Empat Pokok Kebijakan Kemendikbud tentang Merdeka Belajar
Selain itu, lamaso juga menyajikan latihan-latihan agar siswa terlatih menyelesaikan soal-soal ujian. Evaluasi ini pun sanggup menjadi alat evaluasi bagi guru sebab nilai hasil latihan pada lamaso bisa disimpan dalam bentuk pdf dan dikirimkan langsung kepada guru.

Lamaso merupakan media yang sanggup menyajikan materi dalam bentuk apa saja. Mulai dari ringkasan materi, video-video pembelajaran, video-video penemuan, motivasi, bahkan game sekalipun (untuk game, lamaso di SDN Ratujaya 1 belum bisa diterapkan)

Lalu, Sebenarnya apa itu Lamaso?


Lamaso sendiri sebenarnya bukanlah suatu aplikasi android. Sebagaimana kebanyakan aplikasi belajar di PlayStore maupun Apps Store. Lamaso hanya sebuah file berekstensi html yang dapat diakses oleh perangkat apa saja. Hanya butuh software peramban (browser) seperti chrome, Operamini, atau UCBrowser dan itu semuanya sudah ada di gawai.

Sebagaimana sebuah file, lamaso dibuat dengan aplikasi Notepad. Aplikasi standar windows. File ini memiliki konten/isi  beberapa kode atau skrip khusus penampil web. Seperti Css, java script, JQuery, dan bahasa HTML lainnya. Sehingga tampilannya seperti laman sebuah web.

Kelebihan Lamaso:

  1. Tanpa diinstal karena sebuah file
  2. Materi bisa disesuaikan asal mengetahui tag kode html
  3. File ukuran kecil
  4. Memuat video (Youtube, vidio, dan sumber video lainnya)
  5. Materi bisa diakses dari berbagai sumber internet
  6. Adanya latihan soal (pilihan ganda atau isian singkat)
  7. Adanya hasil nilai latihan
  8. Adanya pembahasan soal, bisa juga pembahasan dari video
  9. Nilai hasil siswa dapat disimpan dalam bentuk pdf

Kelemahan Lamaso:

  1. Lamaso adalah web statis dimana hanya guru yang memahami bahasa pemograman web yang mampu membuatnya
  2. Keakuratan dalam latihan isian harus sama persis (sensitive case). Misalnya kunci jawaban soal isian tersebut adalah “Jakarta”, maka siswa akan mendapatkan skor nilai bilamana menjawab “Jakarta”. Namun, dia tidak akan mendapat skor ketika menjawab “jakarta” (huruf kapital atau karakter huruf harus sama persis denga kunci jawaban lamaso)
  3. Beberapa gadget menampilkan file Lamaso sebagai HTML Viewer (Pembuka HTML) sehingga semua akses fitur tidak bisa dijalankan dengan baik
  4. Latihan belum cukup mampu mengukur kompetensi siswa yang sesungguhnya. Ada celah untuk melihat jawaban teman lain
  5. Butuh peran aktif orang tua siswa dalam membimbing siswa selama menggunakan lamaso. Beberapa siswa mungkin tidak memiliki ijin untuk menggunakan gadget. Dilihat dari sisi ekonomi pun Lamaso akan menggunakan data internet yang konsumtif (jika tidak dikatakan boros)

Poin penting penerapan Lamaso

Di balik kelebihan dan kelemahan lamaso, ada beberapa poin dalam penerapan media pembelajaran ini. Yaitu:
  1. Lamaso hanya diciptakan sebagai sarana belajar di luar jam pembelajaran
  2. Lamaso tidak mutlak menjadi alat ukur keberhasilan pencapaian kompetensi. Penciptaan lamaso sebatas pembelajaran bagaimana mengakses kebutuhan informasi materi agar tercipta suasana rasa ingin tahu siswa
  3. Lamaso tidak mesti diterapkan di jam-jam pelajaran. Selama ini, lamaso diterapkan di luar jam pelajaran. Diharapkan dengan penerapan lamaso ini ada peran orang tua untuk membimbing sekaligus menemani siswa dalam mencari informasi. Adanya kolaborasi antara anak dan orang tua, melalui media lamaso, memungkinkan psikologis siswa mampu menciptakan suasana rasa ingin tahu

Tampilan Lamaso

Lamaso bisa tampil melalui alat peramban (browser) yang ada di gadget. Tampilannya mirip dengan web pada umumnya. Setidaknya ada beberapa kerangka laman pada lamaso. Yaitu:

1.    Ringkasan Materi

Pada laman ini, ditampilkan semua informasi berkaitan dengan kompetensi. Bagi penyusun bahan ajar, konsep ringkasan materi pada lamaso disusun sedetail mungkin. Pada laman ini juga bisa ditampilkan video yang diambil dari youtube, vidio, ataupun sumber visual lainnya.
tampilan halaman rangkuman lamaso
Mengenal Lamaso

inovasi pembelajaran, lamaso dengan youtube
Ringkasan Materi dilengkapi video dari Youtube

lamaso menyematkan dokumen yang mudah diunduh
Ringkasan Materi dilengkapi file dari Google Drive

Selain itu, pada laman ini juga dapat ditempatkan ringkasan materi Misalnya, menyediakan file ringkasan materi.

2.    Tugas/Apa yang dikerjakan siswa

Kecakapan abad 21 tidak hanya menuntut siswa menguasai materi. Tetapi juga siswa harus sudah terbiasa dengan berpikir kritis, berkolaborasi, mengomunikasikan, dan problem solving. Pada halaman ini, siswa diarahkan untuk mencari informasi yang dibutuhkan, disesuaikan dengan kompetensi yang akan diukur dalam satu file lamaso, agar tercipta suasana belajar mandiri ataupun berkolaborasi dengan orang tua maupun siswa lainnya.

3.    Contoh Penyelesaian Soal

contoh halaman penyelesaian lamaso
Contoh Penyelesaian soal dengan video

Untuk melihat ketercapaian kompetensi, siswa diarahkan dengan penilaian berupa soal. Pada halaman ini, lamaso menyajikan contoh-contoh penyelesaian yang dapat diikuti oleh siswa. Sehingga ada gambaran bagi siswa dalam menyelesaikan soal-soal ujian.

4.    Latihan Soal

contoh pengerjaan lamaso
Contoh Halaman Latihan Soal + Durasi waktu Pengerjaan

Setelah semua proses belajar yang telah dilalui melalui halaman-halaman sebelumnya pada lamaso, siswa dengan mantap mengerjakan latihan. Latihan ini untuk mengukur sejauh mana kompetensi yang telah dicapai.

5.    Halaman Skor Latihan Soal + fitur simpan pdf

Halaman ini muncul setelah siswa mengerjakan Latihan Soal. Nilai akan muncul otomatis berdasarkan jawaban siswa. Baik soal latihan pilihan ganda maupun isian. Halaman nilai ini juga dapat disimpan/dieksport dalam bentuk pdf.
nilai lamaso
contoh hasil siswa

nilai lamaso
Contoh Halaman Nilai (Screenshot)

nilai lamaso
Contoh Halaman Nilai (Screenshot)



 Semua gadget hampir bisa membaca file pdf. Dokumen hasil ini dapat dilaporkan kepada guru ataupun teman lainnya.

6.    Pembahasan Soal

Pembahasan soal juga untuk mereview kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal latihan. Di sana aka nada pembahasan-pembahasan sekaligus koreksi atas kesalahan dalam menjawab.

Beberapa eviden penerapan lamaso di SDN Ratujaya 1


Tahap Pengenalan Lamaso di Kelas

Tahap pengenalan Lamaso di kelas

Tahap Pengenalan Lamaso di Kelas

Tahap Pengenalan Lamaso di Kelas



Share ya...

Silakan berkomentar dengan bijak. Komentar Anda tidak segera muncul karena diatur moderasi komentar. Komentar Anda akan muncul setelah kami menyetujuinya. Komentar dengan mencantumkan link aktif, unsur sara, ataupun yang melanggar TOS kami tidak akan dipublikasikan. Terima kasih
EmoticonEmoticon